Doa – doa dalam Haji

Juni 25, 2010

Do’a waktu berangkat dari Arafah

Allaahu akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar laa ilaaha illallahu wallaahu Akabar, Allaahu Akbar walillaahil hamdu.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Agung,. Allah Yang Maha Agung, bagi-Nya segala puji.

Do’a ketika sampai di Muzdalifah.

Allaahumma inna haadzihi muzdalifatu jumi’at fiihaa alsinatun mukhotalifatun nisaluka hawaija mutanwwi’atan faj’alnii mimman da’aaka fastajabta lahu watawakkala ‘alaika fakafaitahu yaa arhamarroohimiin

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya ini Muzdalifah telah berkumpul bermacam-macam bahasa yang memohon kepada-Mu hajat keperluan yang aneka ragam, Maka masukkanlah aku ke dalam golongan orang yang memohon pada-Mu lalu Engkau penuhi permintaannya yang menyerah diri pada-Mu lalu Engkau lindungi dia, Wahai Tuhan yang Maha Pengasih lebih dari segenap yang pengasih.

Do’a ketika sampai di Masy’aril Haram

Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil aakhiroti hasanatan waqinaa ‘azabannaar.

Artinya : Wahai Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat kebaikan dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.

Do’a ketika sampai di Mina

Allaahuma haazaa mina famnun ‘alayya bimaa mananta bihi ‘ala awwliyaaika wa ahli thoo’atika.

Artinya : Ya Allah tempat ini adalah Mina, maka anugerahlah aku dengan apa yang Engkau telah berikan kepada para wali-wali-Mu dan orang yang ta’at kepada-Mu.

a) selama di Mina kewajiban jama’ah adalah melontar jumrah dan bermalam ( mabit)

b) Waktu melontar jumrah : 1) Melontar jumrah Aqabah waktunya diutamakan sesudah terbit matahari dan 2) Melontar jumrah ketiga-ketiganya pada tanggal 11,12 dan 13 Zulhijjah waktunya ba’da zawal ( sesudah tergelincirnya matahari ke sebelah barat)

Do’a melontar Jumrah

Setiap melontar 1 jumrah 7 X lontaran masing-masing dengan 1 kerikil dan berdo’a

Bismillaahi Allaahu akbar rojman lisysyaayaathiin waridhon lirrohmaani, Allaahummaj’alhu hajjan mbruuroon wasa’yan masykuuron.

Artinya: Bismillah. Allaahu Akbar, Kutukan bagi segala setan dan rida bagi Allah Yang Maha Pemurah, Ya Allah Tuhanku, jadikanlah ibadah hajiku ini haji yang mabrur dan sa’i yang diterima.

Do’a setelah melontar ketiga Jumrah.

Alhamdulillah hamdan katsiiron thoyyiban mubaarok fiihi. Allaahumma laa uhshitsanaa an ‘alaika anta kamaa astaita ‘ala nafsika. Allaahumma ilaika afadhtu wamin ‘azaabika asyfaqtu wailaika roghibtu waminka rohibtu faqbal nusukii wat’dhim ajrii warham tdhorru’ii waqbal tawbatii waqilla ‘tsrotii wastajib da’wati wa’thinii su ulii Allaahumma robbanaa taqobbal minnaa walaataj’alnaa minal mujrimiina wa adkhilnaa bii ‘ibaadikasshoolihiin yaa arhamarrohimiina.

Artinya: Segala puji untuk Allah, Puji yang banyak lagi baik dan membawa berkat Ya Allah, aku tak sekali-kali menghitung-hitung pujian pada-Mu sama halnya engkau memuji zatmu sendiri. Ya Allah hanya kepada Engkau aku menyerah dari siksa-siksa-Mu aku mohon belas kasihan dan kepada Engkaulah aku berharap dan aku takut, maka terimalah ibadahku, perbesarlah pahalaku, kasihanilah kerendahan hatiku, terimalah taubatku, perkecillah kekeliruanku. Ya Allah, terimalah persembahan kami ini dan janganlah kami dimasukkan dalam golongan orang yang berdosa, tapi masukkanlah kami dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh wahai Tuhan Yang Maha Pengasih lebih dari segenap yang pengasih.

Sumber referensi

Do’a Wukuf

1. Astaghfirullahal’azim, allazilailaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih 100X

2. Labbaikallumma labbaik, labbaika lasyarika laka labbaik, innal hamda wanni’mata laka walmuka lasyarika lak.

3. Allahu Akbr, Allahu Akbar, Allahu Akbar lailaha illallahu wallahu Akbar. Allahu Akbar walillahil hamdu 3X

4. Lailaha illallahu wahdahulasyarika lah, lahulmulku walahul hamdu yuhyi wayumitu biyadihilkhairu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir 100X

5. Lahaula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil azim, asyhadu annallaha ‘ala kulli syai in qadir, wa annallaha qad ahata bikulli syai in ‘ilma

6. A’uzubillahi minassysyaitanirrajim . Innallaha huwassami’il’alim 3X

7. (Surat al-Fatihah) 3X

8. (Surat al-Ikhlas) 100X

9. Sallallahu wamalaikatuhu ‘alannabiyyil ummiyyi wa ‘ala alihi wa’alaihis salamu warahmatullahi wabarakatuh 100X

10. Allahumma inni as aluka biwajhikal karim, wajudikal qadim, wabismikal a’zami antusalliya ‘ala sayyidina Muhammadin wa antagfira lana waliwalidaina wa auladina waikhwanina wa aqrabaina wamasyayikhina wa ashabina wa azwajina wa asdiqainawaliman ausana biddua’i waliman ahsana ilaina waliman lahu haqqun ‘alaina waliman zalamnahu au’asa’na ilaihi walijami’il muslimina walmuslimat al ahyai minhum wal amwat, waantarzuqannal ‘uluman nafi’ah wal a’malassalihah, wa anta’ simana min jami’il ma’asizzahirati walbatinati, wa antusahhila lana rizqan halalan wasi’an wa antakfiyana syarral asyrari minal insi waljinni waddawabbi wagairiha wa antakhtihmana waiyyahum bihusnil khatimati amin. Wasalallahu ‘ala sayyidina Muhammadin wa lihi wasahbihi wasallam.

Artinya:
1. Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Maha Kekal dan kepadaNya aku bertaubat 100X

2. Aku datang memenuhi panggilanMu wahai Allah, aku datang memenuhi panggilanMu, aku datang memenuhi panggilanMu tiada sekutu bagiMu. Aku penuhi panggilanMu. Sesungguhnya segala puji dan nikmat serta kerajaan hanya untukMu, tiada sekutu bagiMu.

3. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah. Allah-lah Yang Maha Besar. Allah-lah Yang Maha Besar dan segala puji bagiNya 3X.

4. Tiada Tuhan selain Allah Yang maha Esa tiada sekutubagiNya. BagiNyalah segala kerajaan dan pujian, yang menghidupkan dan mematikan. DitanganNya segala kebaikan dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. 100X

5. Tiada daya (untuk memperoleh manfaat) dan kemampuan (untuk menolak bahaya) kecuali bersumber dari Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Aku bersaksi sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya ilmu Allah meliputi segala sesuatu.

6. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui 3X.

7. Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Segala puji bagi Allah Pemelihara seru sekalian alam. yang Maha Pengasih lagi Penyayang, Raja dihari kemudian. hanya kepadaMulah kami menyembah dan hanya kepadaMulah kami minta pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang yang Engkau murkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat. Amien 3X.

8. Dengan nama Allah Ynag Maha Pengasih lagi Penyayang. Katakanlah (wahai Muhammad), Allah itu Maha Esa. Allah itu tempat bergantung. Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakan. Dan tidak satupun yang serupa dengan Dia 100X.

9. Allah dan MalaikatNya bersalawat (melimpahkan rahmat) kepada Nabi yang ummi serta kepada segenap keluarganya. Semoga salawat, rahmat dan berkah dari Allah tercurah kepadaNya.

10. Ya Allah, kami mohon dengan zatMu yang mulia, kemurahanMu yang kekal abadi dan dengan namaMu yang Maha Agung, limpahkanlah rahmatMu kepadajunjungan kami Muhammad saw. Ampunilah kami, ayah bunda kami, anak-anak kami, saudara-saudara kami, kaum kerabat kami, guru-guru kami, sahabat-sahabat kami, pasangan-pasangan kami, teman-teman kami, dan orang-orang yang berpesan untuk dido’akan dan semua orang yang berbuat baik kepada kami, dan yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang pernah kami zalimi ataupun yang pernah kami berbuat jahat kepadanya, semua orang-orang Muslimin dan Muslimat yang masih hidup dan yang sudah meninggal. Dan berilah kami rizki, juga mereka dengan kebaikan dunia dan akhirat, pelihara kami dan mereka dari segala macam bencana , huru-hara dunia dan akhirat. Berilah kami ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang bik, peliharalah kami dari semua perbuatan maksiat yang nyata dan yang tersembunyi, mudahkanlah kepad kami rizki yang halal dan luas, hindarkanlah kami dari segala kejahatan manusia, jin serta binatang dan lainnya, dan akhirilah hidup kami dalam keadaan husnul khatimah. Amien. Semoga rahmat dan keselamatan tercurah kepada Nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabatnya.

Sumber referensi

Iklan

Doa – doa dalam Umrah

Juni 25, 2010

DOA THAWWAF

Pada setiap awal sebelum putaran (pertama s/d ketujuh) berdiri menghadap Hajar Aswad dengan seluruh badan atau miring (sebagian badan) atau menghadapkan muka saja sambil mengangkat tangan dan membaca: “Bismillahi wallahu akbar.”
Artinya: “Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar.” Serta mengecup tangan kanan, lalu mulailah bergerak dengan posisi Ka’bah disebelah kiri.

Do’a Putaran ke-1

Dibaca mulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani.

سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله الله أكبر لاهَوْلَ و لا قُوَّتَ إلا بِاللّهِ عليّ العظيم والصّلاة والسلام على رسول الله صلّى الله عليه وسلاّّم اللهمّّ إيماناً بك وتصديقاً بكتابك ووفااً بعهدك و اتّّباعاً لسنّة نبيّك محمدٍ صلى الله عليه وسلّم اللهمّ اني أسألك العفو و العافية و المعفاة الدّإمة في الدّّين و الدّنيا و الاخرة والفوز بالجنّة والنّجاة من النّار

“Subhanallahi walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar. Walahaula walaquwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azim wassalatu wassalamu ‘ala rasulillahi sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma imanan bika watasdiqan bikitabika wawafaan bi’ah dikawattiba’an lisunnati nabiyyika Muhammadin sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma inni as’aluka ‘afwa wal’afiyata walmu-‘afataddaimata fiddini waddunya wal’akhirati wal fauza bil jannati wannajata minannar.”

Artinya: “Maha suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah. Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan kuasa Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Salawat dan salam bagi Rasulullah saw. Ya Allah, aku tawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu dan memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad saw. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu keampunan, kesehatan dan kesejahteraan yang kekal dalam menjalankan Agama, di dunia dan di akhirat, kemenangan memperoleh surga dan terhindar dari neraka.”

Pada setiap kali sampai di rukun Yamani mengusap atau bila tidak mungkin mengangkat tangan tanpa dikecup sambil mengucapkan: “Bismillahi wallahu akbar”

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, membaca: “Rabbana atina fiddunya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqina ‘azabannar.”
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami di dunia dan di akhirat kebaikan dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dapat ditambah: “Wa-adkhilnal jannata ma’al abrar, ya “azizu ya gaffaru ya rabbal ‘alamin” Artinya: “Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Mulia, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”
Do’a putaran ke-2

Pada Tawaf putaran ke-2 dan seterusnya cukup dengan menghadapkan kepala ke arah Hajar-Aswad dengan mengangkat tangan dan mengucapkan: “Bismillahi wallahu Akbar” kemudian mengecupnya.


اللهمّّ إن هذا البيت بيتك والحرم حرمك والأمن امنك والعبد عبدك وانا عبدك وهذا المقام عائذٌبك من النّار وفحرّم لحومنا من النّار اللهمّّ حبّب الينا الايمان و زيّنه في قلوبنا وكرّه الينا الكفر و الفسوق والعشيان واجعلنا من الّراشدين اللهمّّ قني عذبك يوم تبعث عبادك اللهمّّ ارزقنا الجنّة بغير حساب

Dimulai dari Hajar-Aswad sampai Rukun-Yamani dibaca “Allhumma inna hazal baita baituka walharama haramuka wal amna amnuka wal ‘abda ‘abduka wa ana ‘abduka wabnu abdika wahaza maqamul ‘a izibika minannar. Faharrim luhumana wabasyaratana ‘alannar. Allahumma habbib ilainal imana wazayyinhu fiqulubina wakarrih ilainal kufra walfusuqa wal’isyana waj’alna minarrasyidin. Allahumma qini a ‘azabaka yauma tab’asu ‘ibadaka. Allahummarzuqnil jannata bigairi hisab”.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Baitullah ini rumah-Mu, tanah mulya ini tanah haram-Mu, negeri aman ini negeri-Mu, hamba ini hamba-Mu, dan aku hamba-Mu dan anak dari hamba-Mu, dan tempai ini adalah tempat orang berlindung pada-Mu dari neraka, maka peliharalah daging dan kulit kami dari neraka. Ya Allah, cintakanlah kami pada iman dan hiaskanlah di hati kami, bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka serta masukkanlah kami ini dalam golongan orang yang mendapat petunjuk. Ya Allah peliharalah aku dari azab-Mu di hari Engkau kelak membangkitkan hamba-hamba-Mu, Ya Allah, anugerahilah aku surga dengan tanpa dihisab”.

Di antara Rukun-Yamani dan Hajar-Aswad membaca: (Seperti putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-3

Dimulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


اللهمّّ إني أعوذبك من لشك والشرك والشقاق والنّفاق وسوء الا خلا ق وسوء المنظر والمنقلب في المال والا هل والولد اللهمّ اني أسألك رضاك والجنة واعوذبك من صختك والنّار اللهمّّ إني أعوذبك من فتنة القبر واعوذبك من فتنة المحيا و الممات

“Allahumma innii ‘a’uudzu bika minasy syaki wasy syirki wasy syiqaaqi wan nifaaqi wasuu-‘il akhlaaqi wasuu-‘il man zhari wal munqalabi fil maali wal ahli wal waladi. Allahumma innii as-‘aluka ridhaaka wal jannata wa a’uudzu bika min sakhatika wan naar. Allahumma ‘innii ‘a’uudzubika min fitnatil qabri wa a’uudzubika min fitnatil mahyaa wal mamaat”.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari pada syak was-was, syirik, cerai-berai, muka dua, buruk budi pekerti, buruk pandangan dan salah urus terhadap harta benda dan keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon pada-Mu keridhaan-Mu dan surga. Dan aku berlindung pada-Mu dari pada murka-Mu dan neraka. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari fitnah kubur serta dari fitnah kehidupan dan derita kematian.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-4

Dibaca mulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani: “Allahumaj’alhu hajjan mabruuraa wa sa’yan masykuuraa wa dzamban maghfuuraa wa ‘amalan shaalihan maqbuulaa wa tijaratan lanta-bura, ya’alima ma fissuduri akhrijni ya Allahu minazzulumati ilannur. Allahumma inni as’aluka mujibati rahmatika waaza’ima magfiratika wassalamata min kulli ismin walganimata min kullibirrin walfauza biljannati wannajata minannar. Rabbi qanni’ni bima razaqtani wabariklifima a’thaitani wakhluf ‘alayya kulla gaibatin li minka bikhair.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah hajiku ini haji mabrur, sa’i yang diterima, dosa yang diampuni dan amal saleh yang diterima dan urusan yang tidak akan mengalami rugi selamanya. Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati sanubari, keluarkanlah aku dari kegelapan kecahaya yang terang benderang. Ya Allah aku mohon padaMu segala hal yang mendatangkan rahmatMu, dan segala ampunanMu selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapat rupa-rupa kebaikan, beruntung memperoleh surga,terhindar dari neraka. Tuhanku mantapkanlah aku apa yang telah Engkau rizkikan kepadaku, berkatilah aku atas semua yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan gantilah apa-apa yang hilang dari padaku dengan kebajikan dariMu.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-5

“Allahumma azillani tahta zilli arsyika yauma lazilla illa zilluka wala baqiya illa wajhuka wasqini minhaudi nabiyika Muhammadin sallallahu alaihi wasallam syurbatan haniatan mari atan la’azma’u ba’daha abada. Allahumma inni as aluka min kairima saalaka minhu nabiyyuka Muhammadun sallallahu alaihi wasallam wa a’udzubika min syarri masta ‘azaka minhu nabiyyuka Muhammadun sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma inni as alukal jannata wana’imaha wama yuqarribuni ilaiha minqaulin au fi’lin au ‘amalin wa a’uzubika minannari wama yuqarribuni ilaiha min qaulin au fi’lin au’amalin”.

Artinya: “Ya Allah lindungi aku dibawah lindungan singgasanaMU pada hari yang tidak ada naungan selain dari naunganMu. Dan brilah aku minuman dari telaga Nabi Muhammd saw dengan suatu minuman yang lezat, nyaman, sesudah itu aku tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, aku mohon padaMU kebaikan yang diminta oleh NabiMu Muhammad saw dan aku berlindung padaMu dari kejahatan sebagaimana yang diminta olehNabiMU Muhammad saw. Ya Allah aku mohon padaMU surga serta ni’matnya dan apapun yang dapat mendekatkan aku kepadanya baik ucapan, ataupun amal perbuatan dan aku berlindung padaMu dari pada neraka serta apapun yang mendekatkan aku kepadanya baik ucapan ataupun amal perbuatan”.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1)

Do’a Putaran ke-6

“Allahumma inna laka ‘alayya buquqan kasiratan fimabaini wabainaka wahuquqan kasiratan fima baini wabainakhalqika. Allahumma makana laka minha faqfirhu li wama kana likhalqika fatahammalhu ‘anni wagnini bihalalika ‘anharamika wabita’atika’an ma’siyatika wabifadlika ‘amman siwaka ya wasi’al maqfirah. Allahumma inna baitaka ‘azim, wawajhaka karim, wa anta ya Allahu halimun karimun ‘azimun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni”.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau mempunyai banyak hak yang ada diantara aku denganMu dan mempunyai banyak hak yang ada diantara aku dengan mahlukMu. Ya Allah ampunilah kesalahanku terhadapMu, bebaskanlah aku dari padanya, cukupkanlah dan apapun kesalahanku antara mahlukMu bebaskanlah aku dari padanya cukupkanlah aku dengan rizkiMu yang halal, terhindar dari pada yang haram,dan dengan ni’mat kelebihanMu, terhindar dari pada mengharapkan orang lain selain dari padaMu, wahai Tuhan yang Maha Pengampun. Ya Allah sesungguhnya rumahMu (baitullah) ini agung. zatMupun mulia, Engkau Maha Bijaksana, Maha Pemurah, Maha Agung yang sangat suka memberi ampun, maka ampunilah aku”.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-7

“Allahumma inni as’aluka imanan kamilan wayaqinan sadiqan warizqan wasi’an waqalban khasyi’an walisanan zakiran wahalalan tayyiban wataubatan nasuha wataubatan qablal mauti, warahatan indal mauti, walafwa ‘indalhisab, walfauza biljannati wannajata minannar birahmatika ya’azizu yagaffar, rabbi zidni’ilman wa alhiqni bissalihin.”

Artinya: “Ya Allah, aku mohon padaMu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rizqi yang luas, hati yang khusyu’ lidah yang selalu berzikir, rizqi yang halal dan baik, taubat nasuha dan taubat sebelum mati, ketenangan ketika hendak mati, keampunan dan rahmat sesudah mati, keampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan terhindar dari neraka dengan rahmat kasih sayangMu, wahai Tuhan Yang Maha Tinggi, Yang Maha Pengampun. Tuhanku berilah aku tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang saleh.”

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Setelah selesai 7 kali putaran bergeser sedikit kekanan dari arah sudut Hajar Aswad menghadap bagian dinding Ka’bah yang disebut Multazam, dan berdo’a sesuai harapannya/keinginannya dengan bahasa apapun.

Sumber referensi

DOA SA’I

Do’a ketika hendak mendaki bukit Safa sebelum mulai Sa’i

“Bismillahirrahmanirrahiim Abda u bimabada Allahu bihi warasuluh. Innas safa walmarwata min sya’airillah. Faman hajjal baita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ayyatawwafa bihima waman tatawwa’a khairan fa innallaha syakirun ‘alim.”

Artinya: “Dengan nama ALLah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Safa dan Marwah sebagian dari Syi’ar-Syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah Haji ke baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi maha Mengetahui.”

Do’a diatas bukit Safa ketika menghadap Ka’bah.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamdu. Allahu Akbar ‘alama hadana walhamdulillahi ‘alama aulana la ilaha illalahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu biyadihil khairu wahuwa ‘ala kulli syai inqadir. La ilaha illallahu wahdahu lasyarika lah, anjaza wa’dahu wanasara ‘abdahu wahazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wala na’ buduilla iyyahu mukhilisina lahuddina walau karihal kafirun”

Do’a perjalanan ke-1

Dari bukit Safa kebukit Marwah; dibaca mulai dari bukit Safa sampai Pilar Hijau: “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar kabira, walhamdu lillahi kasira. Wasubhanallahil’azimi wabiham dihil karimi bukratawwa asila. Waminal laili fasyud lahu wasabbih-hu lailan tawila. La ilaha illallahu wahdah anjaza wa’dah. Wanasara ‘abdah wahazamal ahzaba wahdah. La syai a qablahu wala ba’dah. Yuhyi wayumitu wahuwa hayyun daimun layamutu walayafutu abada. Biyadihil khairu wailaihi masir. Wahuwa’ala kulli syai in qadir”.

Artinya: “Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dengan segala kebesaraNya. Segala puji bagi Allah Yang Maha Agung dengan segala pujianNya yang tidak terhingga. Maha Suci Allah dengan pujian Yang Maha Mulia diwaktu pagi dan petang. Bersujud dan bertasbihlah padaNya sepanjang malam. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa yang menepati janjiNya membela hamba-hmbaNya yang menghancurkan musuh-musuhNya dengan keEsaanNya tidak ada sesuatu sebelumNya dengan keEsaanNya, tidak ada sesuatu sebelumNya atau sesudahNya. Dialah yang menghidupkan dan mematikandan Dia adalah Maha Hidup kekal tiada mati dan tiada musnah (hilang) untuk selama-lamanya. Hanya ditanganNyalah terletak kebajikan dan kepadaNyalah tempat kembali dan hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Diantara dua Pilar Hijau membaca do’a: “Rabbigfir warham wa’fu watakarram watajawaz’amma ta’lam, innaka ta’lamu mala na’lam. Innaka antallahul a’azzul akram.”

Artinya:”Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Dan ketika mendekati bukit Marwah, bacalah: “Inna Safa walMarwata min sya’airillah. Faman hajjal bita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ayyatawwafa bihima. Waman tatawwa’a khairan fainnallaha syakirun ‘alim.”

Artinya: “Sesungguhnya safa dan marwah sebagian dari syi’ar-syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui.”

Do’a Sa’i perjalanan ke-2

“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. La ilaha illallahul wahidul fardus samad. Allazi lam yattakhiz sahibatanwala walada walam ya kun lahu syarikun fil mulki walam ya kun lahu waliyyun minazzulli wakabbirhu takbira.
Allahumma innaka kulta fi kitabikal munazali ud’uni astajib lakum da’aunaka rabbana `fagfir lana kama amartana innaka latukhliful mi’ad. Rabbana innana sami’na munadiyan yunadi lilimani anaminu birabbikum fa’amanna. Rabana fagfirlana zunubana wa kaffir ‘anna sayyiatina watawaffana ma’al abrar. rabbana wa atina mawa’ad tana ala rusulika wala tukhzina yaumal qiyamati innaka latukhliful mi’ad. Rabbana ‘alaika tawakkalna wailaika anabna wailaikal masir. Rabbanagfirlana zunuwali ikhwaninal lazina sabaquna bil imani wala taj’al fi qulubina gillal lillazina amanu rabbana innaka ra ufurrahim.”

Artinya: Allah Maha Besar, Allah maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allahlah segala pujian. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Tumpuan segala maksud dan hajat. Tidak beristri dan tidak beranak, tidak bersekutu dalam kekuasaan. Tidak menjadi pelindung kehinaan. Agungkanlah Dia dengan segenap kebesaran. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Qur’anMu :”Berdo’alah kepadaKu niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. Sekarang kami telah memohon kepadaMu wahai Tuhan kami. Ampunilah kami seperti halnya Engkau telah perintahkan kepada kami., sesungguhnya Engkau tidak akan memungkiri janji. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu)”berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami berilah kami apa yang Engkau telah janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kmi di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.
Ya Allah, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal, dan hanya kepada Engkaulah tumpuan segala sesuatu dan kepada Engkaulah tempat kembali. Ya Allah, ampunilh kami serta semua saudara kami yang telah mendahului kami beriman kepada Engkau dan jangan menjadikn kedengkian dalam kalbu kami terhadap mereka yang telah beriman. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Diantara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-3

“Allahu akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Rabbana atmim lana nurana wagfirlana innaka ‘ala kulli syai in qadir. Allahumma inni as alukal khaira kullahu ajilahu wa ajilahu wa astagfiruka lizanbi waasaluka rahmataka ya arhamar rahimin.”

Artinya:Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Hanya bagi Allah semua pujian. Ya Allah sempurnakanlah cahaya terang bagi kami, ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa Atas segala sesuatu. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padaMu segala kebaikan yang cepat atau lambat dan aku mohon ampunan padaMU akan dosaku serta aku mohon padaMu rahmatMu wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih.

Diantara dua Pilar Hijau membaca do’a (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-4

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Allahumma inni as aluka min khairi ma ta’lamu wa a’uzubika min syarri mata’lamu wa astagfiruka min kulli mata’lamu innaka anta ‘allamul guyub. La ilaha illallahul malikul haqqul mubin. Muhammadur rasulullah sadiqul wa’dil amin. Allahumma inni as aluka kama haditani lil islami an la tanzi ‘ahu minni hatta tatawaffani wa ana muslimun. Allahummaj’al fi qalbi nura. Allahummasyroh li sadri wayassirli amri wa a’uzubika min wasawisis sadri wasyatatil amri wafit natil qabri. Allahumma inni a’uzubika min syarri ma yaliju fillaili wa syarri ma yaliju finnahari wamin syarri matahubbu bihir riyahu ya arhamar rahimin. Subhanaka ma ‘abadnaka haqqa ibadatika ya Allahu Subhanaka ma zakarnaka haqqa zikrika ya Allahu.”

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah. Ya Allah Tuhanku, aku mohon padaMu dari kebaikan yang Engkau tahu dan berlindung padaMu dari kejahatan yang Engkau tahu, dan aku mohon ampun padaMu dri segala kesalahan yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha mengetahui yang gaib. Tidak ada Tuhan selain Allah Maha Raja yang sebenar-benarnya. Muhammad utusan Allah yang selalu menepati janji lagi terpercaya. Ya Allah sebagaimana Engkau telah menunjuki aku memilih Islam, maka aku mohon kepadaMu untuk tidak mencabutnya sehingga aku meninggal dalam keadaan Muslim. Ya Allah berilah cahay terang dalam hati, telinga dan penglihatanku. Ya Allah lapangkanlah dadaku dan mudahkan bagiku segala urusan. Dan aku berlindung padaMu dari keraguan, simpang-siur urusan dan fitnah kubur. Ya Allah aku berlindung padaMu dari kejahatan yang tersembunyi diwaktu malam dan siang hari, serta kejahatn yang dibawa angin lalu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih. Ya Allah, Maha Suci Engkau kami tidak menyembahMu dengan pengabdian yang semestinya ya Allah.

Diantara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-5

Dari bukit Safa ke bukit Marwah, sampai pilar hijau membaca:
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Subhanaka ma syakarnaka haqqa syukrika ya Allahu subhanaka ma a’la sya’naka ya Allahu. Allahumma habbib ilainal imana wa zayyinhu fi qulubina wakarrih ilainal kufra walfu suqa wal’isyana waj’alna minar rasyidin.

Artinya: Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar. Hanya untuk Allah segala puji. Maha Suci Engkau seperti kami bersyukur pada-Mu sebenar-benar syukur wahai Allah. Maha Suci Engkau sepadan ketinggian-Mu wahai Allah. Ya Allah cintakanlah kami kepada iman dan hiaskanlah di hati kami, bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq dan durhaka. Masukanlah kami kedalam golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

Di antara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Marwah membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-6

Dari bukit Marwah ke bukit Safa, dari Marwah ke pilar hijau membaca do’a: Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. La ilaha illallahu wahdah, sadaqa wa’dah, wanasara ‘abdah wahazamal ahzaba wahdah. La ilaha illallahu wala na’budu illa iyyahu mukhlisina lahuddina walau karihal kafirun. Allahumma inni ‘as’alukal huda wattuqa wal ‘afafa walgina. Allahumma lakal hamdu kallazi naqulu wakhairan mimma naqulu. Allahumma inni as’aluka ridaka waljannata wa a’uzubika min sakhatika wannari wama yuqarribuni ilaiha min qaulin aufi’lin au’a malin. Allahumma binurikah tadaina wabifadlika istagnaina wa fi kanafika wa in amika wa’ata ika wa ihsanika asbahna wa amsaina antal awwalu fala qablaka syai’un wal akhiru fala ba’daka syai’un wazzahiru fala syai’a dunaka na’uzubika minal falasi wal kasali wa’azabil qabri wafitnatil gina wa nas’alukal fauza biljannah.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar Segala puji hanya untuk Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janjiNya, menolong hambaNya dan menghancurkan musuh dengan ke-Esaan-Nya. Tiada Tuhan yang disembah selain Allah. Dan kami tidak menyembah selain dari Dia dengan ikhlas tunduk dan patuh pada agama sekalipun orang-orang kafir benci. Ya Allah aku mohon padaMu petunjuk, pemeliharaan, penjagaan dan kekayaan. Ya Allah, padaMu lah segala puji seperti yang kami ucapkan bahkan lebih baik dari yang kami sendiri ucapkan. Ya Allah, kami mohon padaMu ridho dan surga dan aku berlindung padaMu dari murkaMu dan neraka, dan apapun yang kekal yang mendekatkan daku kepadanya, baik ucapan, perbuatan maupun pekerjaan. Ya Allah, hanya dengan nur cahayaMu kami ini mendapat petunjuk, dengan pemberianMu kami merasa cukup, dalam naunganMu, nikmatMu, anugerahMu dan kebajikannMu jualah kami ini berada diwaktu pagi dan petang. Engkaulah yang mula pertama, tidak ada suatupun yang ada sebelumMu dan Engkau pulalah yang paling akhir dan tidak ada sesuatupun yang ada sebelumMu dan Engkau pulalah yang paling akhir dan tidak ada sesuatupun yang ada dibelakangMu. Engkaulah yang dzahir, maka tidak ada sesuatupun yang mengatasi Engkau. Engkau pulalah yang batin, maka tidak ada sesuatupun menghalangi Engkau. Kami berlindung padaMu dari pailit, malas,siksa kubur dan fitnah kekayaan serta kami mohon padaMu kemenangan memperoleh surga.

Do’a antara dua pilar hijau (sama)

Do’a ketika mendekati Bukit Shafa (sama)

Do’a Sa’i Perjalanan ke-7

Dibaca mulai dari Bukit Shafa sampai Pilar Hijau: “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar kabira walhamdu lillahi kasira. Allahumma habbib ilayyal imana wazayyinhu fi qalbi wakarrih ilayyal kufra wal fusuqa wal ‘isyana waj’alni minar rasyidin”.

Artinya: Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar. Segala puji kembali kepada Allah. Ya Allah cintakanlah aku kepada iman, hiaskanlah ia dikalbuku. Bencikanlah padaku perbuatan kufur, fasiq dan durhaka. Dan masukkanlah pula aku dalam golongan orang yang mendapat petunjuk.

Do’a diantara dua Pilar Hijau (sama)
Do’a ketika mendekati Bukit Marwah (sama)

Do’a di Bukit Marwah selesai Sa’i:  “Allahumma rabbana taqabbal minna wa’afina wa,fu ‘anna wa’ala tha atika wasyukrika a’inna wa’ala ghairika latakilna wa alal imani wal islamil kamili jami’an, tawaffana wa anta radin anna. Allahummar hamni bitarkil ma’asi abadan ma abqaitani warhamni an atakalaffa ma la ya’nini warzugni husnan nazari fima yurdika anni ya arhamar rahimin”.

Artinya: Ya Allah kami mohon diterima do’a kami, afiatkan dan ampunilah kami, berilah pertolongan kepada kami untuk taat dan bersyukur kepadaMu. Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepadaMu. Matikanlah kami dalam Islam yang sempurna dalam keridhaanMu. Ya Allah rahmatilah diri kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan selama hidup kami, dan rahmatilah diri kami sehingga tidak berbuat hal yang tidak berguna. Karuniakanlah kepada kami keridhaanMu. Wahai Tuhan yang bersifat Maha Pengasih lagi Penyayang. (Setelah do’a ini dapat diteruskan dengan do’a menurut keinginan masing-masing, kemudian menggunting rambut (“tahallul”).

Sumber referensi

DOA THAWWAF WADA’

Pelaksanaan Tawaf wada’ sebanyak 7 kali putaran mengelilingi Ka’bah sebagai berikut :

Putaran pertama

Putaran pertama dimulai dari hajar Aswad sampai rukun yamani dengan membaca do’a sebagai berikut: “Bismillaahi Allaahu Akbar subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illaallahu wallaahu Akbar walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim Wshsholaatu wassalaamu ‘ala rosuulillaahi shollallaahu ‘alaihi wasallam. Allaahumma iimaanan bika watashdiiqon bikitaabika wawafaa an bi’ahdika wttibaa’an lisunnatin nabiyyika muhammadin shollullahu ‘alaihi wasallam innallazii farrodho ‘alaikal qu’aana lroodduka ilaa ma’aadin yaa mu’iidu a’idnii yaa samiiu asmi’ni yaa jabbaarujburnii yaasattaausrunii yaarohmaanurhamnii yaa roddaadurdudnii ilaa baitika hazaa warjuqniil ‘wda tsummal’awda karrootin ba’da marroonin taaibuuna ‘aabiduuna saaihuuna lirobbinaa haamiduuna shodaqollaahu wa’dahu wanashoro abdahu wahajamal ahjaaba wahdahu. Allaahummahfadhnii ‘an yamiinii wa’anysaarii wamin quddamii wamin warooindhohrii wamin faqii wamin tahtii hattaa tuwasholanii ilaa ahlii wabaladii. Allaahumma huwwin ‘alainaassafaro waathuwi anaal ardho. Allaahumma ash hibnaa wii safarinaa wkhlufnaa bii ahlinaa yaa arhamarroohimiin wayaarobbal’aalamiina”.

Artinya : Bismillah, Allaahu Akbar. Maha Suci Allah dan segala puji hanya kepada Allah jua, tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Allah Maha Agung, tiada daya dan upaya dan tiada kekuatan jika tidak dengan Allah yang Maha Tinggi lagi Besar dan Mulia. Selawat dan Salam bagi junjungan rasul Allah SAW. Ya Allah sesungguhnya kami beriman kepada-Mu dan kami membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu dan karena menuruti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW. Sesungguhnya Tuhan yang menurunkan Al-qur’an itu pada-Mu niscaya memulangkanmu ke tempat kembali, wahai Tuhan yang Kuasa mengembalikan, kembalikanlah aku ke tempatku, Wahai Tuhan yang Maha Mendengar, dengarlah bicaraku, wahai Tuhan yang Maha Perkasa, perkasakanlah aku, Wahai Tuhan yang Maha pelindung tutupilah aibku, Wahai Tuhan Yang Maha kasih Sayang, sayangilah aku, Wahai Tuhan yang Maha Kuasa mengembalikan, kembalikanlah aku ke Ka’bah ini dan berilah aku rizqi untuk mengulanginya berkali-kali, bertobat dan beribadat, berlayar menurut jalan Tuhan kami sambil memuji Allah. Allah Maha menepati janji-Nya membantu hamba-Nya, menghancurkan sendiri tentara musuh-Nya. Ya Allah peliharalah aku ini dari kanan, kiri, depan dan belakang, dari sebelah atas dan bawah sampai Engkau menyampaikan aku ketempat ahli keluargaku dan ke kampung halamanku. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami dan kerutkanlah bumi ini untuk kami. Ya Allah kawanilah kami dalam perjalanan ini dan awasilah ahli keluarga kami wahai tuhan yang maha kasih sayang dan wahai Tuhan Yang Memelihara seru sekalian alam.

Putaran dari Rukun yamani sampai hajar Aswad membaca do’a : “Robbanaa aatinaa fiiddunyaa hasanatan wafiilakhiroti hasanatan waqinaa azaabannaar. Dapat ditambah : Wadkhilnaal jannata ma’al rbroor yaa ‘aziizul yaa ghoffaaru yaa robbal ‘aalamiina”.

Artinya: Wahai Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Artinya : Dan masukanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan yang maha Mulia, Maha pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.

Do’a putaran ke 2 dan Seterusnya

Do’a putaran kedua sampai dengan ketujuh, gerakan dan do’anya seperti putaran pertama.

Do’a Sesudah Tawaf Wada’

Sesudah selesai tawaf wada’ kemudian berdiri di multazam yaitu antara hajar Aswad dan pintu Ka’bah atau yang serah, lalu membaca do’a sebagai berikut : “Allaahumma innalbaita baituka wal’abda ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amantika hamaltanii ‘alaa maa sakhkhortanii lii min kholqika hatta sayyartanii fii bilaadika wabalaghtanii bini’matika hatta a’antanii ‘alaa qodhooi manaa sakika. Baain kunta rodhoita ‘annii faazadud’anii rodhon waillaafamunnalaana qobla tabaa’adii ‘anbaitika haazaa aawaanunshiroobii inazinta lii ghoiro mustabdilii bika walaa bibaitika walaarooghibin ‘anka walaa ‘an baitika. Allaahumma ash hibniil’aafiyata fii badanii wal’ishmata fii diinii wahusna munqolabii warzuqnii dhoo’atika abadan maa abqoitinii wajma’lii khoiroyiddunyaa wal aakhiroolahdi bibaitikalharooni wa inja’altahu aakhorol ‘ahdi fa’awwidhnii ‘anhuljannata birohmatika yaa arhamarroohimiin yaa robbal ‘aalamiin”.

Artinya : Ya Allah, rumah ini rumah-Mu, aku ini hamba-Mu anak hamba-Mu, yang lelaki dan hamba-Mu yang perempuan, Engkau telah membawa aku didalam hal yang Engkau sendiri mudahkan untukku sehingga engkau jalankan aku di negeri-Mu ini dan engkau telah menyampaikan aku dengan nikmat-Mu juga, sehingga Engkau menolong aku untuk menunaikan ibadah haji. Kalau Engkau rela padaku maka tambahkanlah keridhaan itu padaku. Jika tidak rela maka berlikan aku anugerah sebelum aku jauh dari rumah -Mu ini. Sekarang sudah waktunya aku pulang jika Engkau izinkan aku dengan tidak menukar sesuatu dengan Engkau (Zat-Mu) ataupun rumah-Mu, bukan benci pada-Mu dan tidak juga benci pada rumah-Mu. Ya Allah bekalilah aku ini dengan afiat pada tubuhku tetap menjaga agamaku, baik kepulanganku dan berilah aku taat setia pada-Mu selama-lamanya selama Engkau membiarkan aku hidup dan kumpulkanlah bagiku kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya allah janganlah Engkau jadikan waktuku ini masa terakhir bagiku dengan rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan masa terakhir maka gantilah surga untukku dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha kasih Sayang lebih dari segenap yang kasih. wahai Tuhan Pemelihara sekalian alam.

Sumber referensi


Do’a-do’a Ziarah di Madinah

Oktober 14, 2009

Do’a masuk masjid Nabawi melalui Babusslam

Bismillaahi wa’alaa shillati rosuuli llaahi. Robbi adkhilnii mudkhola shodqi wa akhrijnii mukhroja shidqi waj’al lii min ladunka sulthoonaa nashiiron. Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin wagfirlii zunuubii waftahlii abwaaba rohmatika wa adkhilnii fiihaa yaa arhamarroohimiin.

Artinya : Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah, Ya Allah, masukkanlah aku dengan masuk yang benar dan keluarkanlah pula aku dengan keluar yang benar dan berikan pahala dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong Ya allah, sejahterakanlah junjungan kami Muhammad dan keluarganya. Ampunilah dosaku. bukalah pintu rahmat-Mu bagiku dan masukkan aku ke dalamnya, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.

Do’a ziarah ke Maqam Rasulullah SAW :

Salam kepada Rasulullah: “Assalaamu ‘alaika yaa rosuula llahi warohmatullaahi wabarokaatuhu , Assalaamu ‘alaika yanabiyyi llaahi. Assalaamu ‘alaika yaa shofwata llahissalaamu ‘alaika yaa habiiba llahhi. Asshadu allaa ilaahaillaallaahu wahdahulaa syariikalahu wa annaka abduhu warosuuluhu. Wasshadu annaka ballaghtarrisaalata waaddaytal amanata wanashohtal ummata wajaahadta fiisabiilillahi fashollallahu ‘alaika sholaatan daaimatan ilaa yawmaddini robbanaaa aatinaa fiddunyaa hasanatan wafil akhiroti hasanatan waqinaa azaabannaar. Allaahumma aatihilwasiilata wafdhoilata waddrojatarrofii’ata wab’asthu maqooman mahmuudallazii wa’adtihu innaka laatuhlifulmii’aad”.

Artinya : Selamat sejahtera atasmu wahai Rasulullah, rahmat Allah dan berkat-Nya untukmu. Selamat sejahtera atasmu wahai Nabiyallah. Selamat sentosa atasmu wahai makhluk pilihan Allah. Selamat sejahtera aasmu wahai kekasih Allah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan ( yang disembah) selain Allah, Yang Esa/ Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya dan engkau adalah hamba-Nya serta rasul-Nya. Dan saya bersaksi, bahwa Engkau telah menyampaikan risalah engkau telah menunaikan amanat egkau telah memberi nasihat pada ummat, engkau telah berjihad di jalan Allah maka selamat-Nya, untukmu selawat yang berkekalan sampai hari kiamat, Wahai tuhan kami, berilah kami ini kebaikan di dunia dan kebaikan pula di akhirat serta peliharalah kami dari siksa neraka. Ya Allah, berilah pada beliau kemuliaan dan martabat yang tinggi serta bangkitkan dia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan padanya, sesungguhnya Engkau tidak akan memungkiri janji.

Do’a Orang Berkirim Salam

“Assalaamu ‘alaika yaarosuula llahi warohmatullahi wabarokaatuhu min . . . . . . bin . . . . . . .”

Artinya : Salam padamu wahai Rasulullah, dari . . . . . . bin . . . . . . . .

Do’a ketika di Raudah

“Bismillaahirrohmaanirrohiimi. Alhamdulillaahirobbil’aalamiina hamdan yuwaafii ni’amahu wayukaafii jazhiidah. yarobbanaalakalhamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa ‘ajhiimi sulthoonika. Washollallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii washohbihii ajma’iina. Allahummaffirlii zunuubii waliwalidayya wa ajdaadii wa jaddaanii waqooribii wa ikhwanii wamasyaaikhii walijamii’il mu’miniina walmu’minaati walmuslimiina walmuslimaati al akhyaai’ minhum wal amwaati birohmatika yaa arhamarroohimiina. Allaahumma innaka qulta wa qowlukal haqqu walau annahum izdholamuu anfusahum jaauuka fastaghfiruullaha wastaghfirolahumur rosuulu lawajaduullaaha tawwaabarrohiiman. Allaahumma innii asaluka an tusyaffi’a biyya nabiyiika warusuulaka muhammadan shollallahu ‘alaihi wasallama yauma laayanfi’u maalun walaa banuun illa man atallahu biqolbi saliimi. Wa antuujibaliyal magfirota kamaa awjbtahaa liman jaa a’hu fii hayaaniyi. Allaahummaj ‘alhu awwalassyaafi’iina wa anjahassaailiina wa akromal awwaliina wal aakhiina bimannika. Allahumma innii asaluka iymaanan kaamilaa wayaqiinan shodiqon hatta a’lama annahu laa yushiibunii illa maakatabtalii wa ‘ilman wahalaalan thoyyiban. Wa ‘amaalan shoolihan maqbuulan watinaaotan lan tabuuro. Allahummas roh shoduuronaa wastur ‘uyuubanaa wagfir zunuubanaa waamin khoufanaa wakhtim bisshoolihaati a’maalanaa wataqobbal zhiyyaa rotanaa waruddanaa min gurbatinaa ilaa ahlinaa wa awlaadinaa saalmiina goonamiina waj’alna min ‘ibaadikasshoolihiina. minal laziina laahkhowfun ‘alaihim walaahum yahzhanuun robbanaa laatujig quluubanaa ba’da izhadaitanaa wahablanaa min ladunka rohamatan innaka antal wahhaab. robbanagfirlii wa liwaldayya walilmu’miniina yauma yaquumul hisaab. subhaana robbaka robbil ‘izzhati ‘ammaa yushifuuna wasaalaamun ‘alal mursaaliina walhamdulillaahi robbil ‘aalamiina”.

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. Segala puji bagi Allah yang menguasai sekalian alam. Pujian yang menyempurnakan nikmat-Nya yang selaras dengan kebaikan-Nya. Wahai Tuhan kami, bagimu segala pujian yang layak bagi keagungan dan kebesaran kekuasaanMu. Salawat dan salam ke atas junjungan Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya. Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosaku. dosa kedua orang tuaku datuk nenekku dan semua kaum kerabatku, saudara-saudaraku dan sekalian guru-guruku seterusnya sekalian orang-orang mu’min dan mu’minat juga muslimin dan muslimat baik yang hidup ataupun yang telah mati dengan limpahan rahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha penyayang. Ya Allah sesunggunhnya Engkau telah berfirman dan firman-Mu adalah benar : ” Jika sekiranya mereka telah menzlimi diri mereka sendiri, lantas mereka datang kepadaMu, lalu memohon ampunan kepada Allah. Pun memohon ampunan untuk mereka, tentulah mereka medapati Allah itu Maha penerima ampun lagi maha Penyayang. Ya Allah ya Tuhanku, sesungguhnya aku memohon syafa’at ( pertolongan ) dari Nabi-Mu dan Rasul-Mu Muhammad SAW, pada hari dimana harta benda dan anak tidak dapat memberi pertolongan sesuatu aqpapun, kecuali orang yang menyerahkan diri kepada Allah dengan hati yang tenang bebas dari syirik dan penyakit munafiq. Dan berilah kepastian ampunan untukku, sebagaimana Engkau telah meastikan memberi ampunan bagi orang yang datang kepada Rasul diwaktu hidupnya.. Ya Allah ya Tuhanku jadikanlah Nabi Muhammad SAW orang yang pertama memberi syafa’at, yang paling berjaya di antara orang-orang yang memohon dan paling mulia dari golongan mereka yang terdahulu dan terakhir dengan kemudian dan kemurahan-Mu wahai Tuhan yang amat Mulia lagi amat pemurah. Ya Allah ya Tuhanku aku mohon kepada-Mu keimanan yang sempurna, keyakinan yang sungguh, sehingga aku dapat mengetahui bahwa tiada sesuatu bencana yang akan menimpa kepadaku kecuali apa yang telah Engkau tetapkan. Aku memohon ilmu yang bermanfa’at hati yang khusuk, lidah yang selalu menyebut namaMu, Rizqi yang luas, halal dan baik, amal shaleh yang diterima serta urusan yang tidak rugi. Ya Allah ya Tuhan kami, lapangkan dada kami, tutupilah keburukan kami, ampunilah dosa kami, tenteramkanlah hati kami dari ketakutan, sudahilah amalan kami dengan kebajikan, terimalah riazah kami ini, kembalikanlah kami kepada ahli dan keluarga kami di dalam keadaan selamat dan sejahtera tidak kecewa dan tidak mendapat bala bencana. Engkau jadikan kami dari golongan hamba-Mu yang shalih yaitu dari golongan mereka yang tidak takut terhadap musuh dan tidak pula bersedih hati. Ya allah ya Tuhan kami, janganlah Engkau palingkan hati kami sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, limpahkan rahmat-Mu kepada kami. Engkaulah Tuhan yang Maha pemurah yang memberi anugrah. Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosaku, dosa kedua orang tuaku serta seluruh mukmin dan mukminat pada hari perhitungan segala amal. Maha suci Engkau ya Allah yang mempunyai keagungan dan kekuasaan dari apa yang mereka sifatkan dan salam sejahtera kepada semua Rasul serta segenap puji bagi Allah. Tuhan yang memelihara seluruh jagat.

Salam waktu berziarah di Baqi’

“Assalaamu ‘alaikum yaa ahliddiyyari minal mu’miniina walmuslimiina wa innaa insyaa Allahu ta’aalaa bikum laa hiquuna nasalullaaha lakumul ‘aafiyah.

Artinya : Assalamu’alaikum wahai penghuni negeri orang-orang mu’minin dan muslimin, dan insya-Allah kami akan menyusul kamu sekalin. Kami mohon pada Allah afiat untukmu sekalian

Atau: “Assalamu ‘alaikum yaadaaro qowmin mu’miniina wa innaa insyaa Allaahubikum laa hiquuna antum salafunaa wa nahnu bilasaribagfirullaahu lanaa walakum wayarhamullahul mustaqdimiina minkum wal musta’ khiriina. Allahumma laa tahrimnaa ajrohum wa laa tafninnaa ba’dahum wagfirlanaa walaum . Allaahummagfirlaahlil baqii’il gorqodi”.

Artinya: Assalamu’alaikum wahai penghuni negeri kaum mu’minin. Kami Insyaa-Allah menyusul kamu sekalian. Kamu seklian mendahului kami dan kami mengiring. Mudah-mudahan Allah mengampuni kami dan kamu sekalian dan Allah mengasihi mereka yang terdahulu dari kamu sekalian dan mereka yang terkemudian. Ya Allah janganlah meluputkan kami ganjaran untuk mereka jangan pula memberi fitnah kepada kami sesudah mereka serta ampunilah kami dan mereka semua. Ya Allah, ampunilah ahli Baqi’

Do’a kepada Sayyidina Hamzah di Uhud

Assalamu’alaika yaa ‘ammannabiyyi sayyidanaa hamzhatbni ‘abdil muttholib. Assalaamu’alaika yaa asadallahi wa asadarusuulillahi. Assalaamu ‘alaika yaa sayyidassuhdaa i'”

Artinya : Assalamu’alaikum wahai sayyidina Hamzah bin abdul Mutthalib. Assalamu’alaikum wahai singa Allah dan Singa Rasulullah. Assalamu’alaikum wahai penghulu sekalian syuhada.

Salam kepada para Syuhada di Uhud

“Assalamu’alaikum yaa syuhadaa a’ uhudin. Allahumma ajzhihim ‘anil islaam wa ahlahu afdholal jazhaa a’ warfa’ darojaatihim waakrim maqoomahum bifadhlika wakaromika yaa akromal kromiin”.

Artinya: Assalamu’alaikum wahai para syuhada Uhud. Ya Allah, berilah mereka ini semua ganjaran dari Islam dan kaumnya dengan semulia ganjaran dan angkat tinggilah derajat mereka dan muliakanlah kedudukan mereka dengan keagungan-Mu dan kemurahan-Mu wahai Tuhan Yang Pemurah dan segenap yang pemurah.

Do’a meninggalkan madinah

do’a di hadapan makam Rasulullah sesudah shalat sunatul khuruj, waktu akan meninggalkan madinah: “Allahumma sholli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin walaa taj’alhu aakhori ‘ahdi binabiyyika wakhuttho awzhaariibini yaa rotihii wa ash hibnii fii safariis salaamata wa yassir rujuu’ii ilaa ahlii wa wathonii saaliman yaa arhamarrohimiin.

Artinya: Ya Allah berilah rahmat kepada nabi Muhammad dan keluarganya dan janganlah menjadikan kunjungan ini penghabisan janjiku dengan Nabi-Mu, hapuskanlah segala dosa itu dengan menziarahkannya dan bekalilah aku keselamatan dalam pengalamanku serta mudahkanlah pulangku ini menuju ahli keluargaku dan tanah airku, dengan selamat, wahai Tuhan yang Maha pengasih dari segala yang Pengasih. ( Ihya ‘Ulumuddin juz i hal.262)

Ada juga yang membaca do’a: “Allahumma laa taj’al haazaa akhirol ‘ahdi birosuulika shollallahu ‘alaihi wasallama wa yassirliyal’awda ilaal haromaini warzhuqnil ‘afwa wal’aafiyata fiddaaroini waruddanaa saalimiina ghoonimiina birohmatika yaa arhamarroohimiin”.

Artinya : Ya Allah janganlah menjadikan kunjunganku ini penghabisan janjiku dengan Rasul-Mu SAW. Mudahkanlah bagiku kembali lagi ke tanah Haram (Makkah dan Madinah) berilah keselamatan di dunia akherat dan kembalikanlah kami semua dengan selamat memperoleh keuntungan dengan rahmatmu, wahai Tuhan Yang Maha pengasih dari segala yang pengasih.

Sumber referensi