Doa – doa dalam Umrah

DOA THAWWAF

Pada setiap awal sebelum putaran (pertama s/d ketujuh) berdiri menghadap Hajar Aswad dengan seluruh badan atau miring (sebagian badan) atau menghadapkan muka saja sambil mengangkat tangan dan membaca: “Bismillahi wallahu akbar.”
Artinya: “Dengan Nama Allah, Allah Maha Besar.” Serta mengecup tangan kanan, lalu mulailah bergerak dengan posisi Ka’bah disebelah kiri.

Do’a Putaran ke-1

Dibaca mulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani.

سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله الله أكبر لاهَوْلَ و لا قُوَّتَ إلا بِاللّهِ عليّ العظيم والصّلاة والسلام على رسول الله صلّى الله عليه وسلاّّم اللهمّّ إيماناً بك وتصديقاً بكتابك ووفااً بعهدك و اتّّباعاً لسنّة نبيّك محمدٍ صلى الله عليه وسلّم اللهمّ اني أسألك العفو و العافية و المعفاة الدّإمة في الدّّين و الدّنيا و الاخرة والفوز بالجنّة والنّجاة من النّار

“Subhanallahi walhamdulillahi wala ilaha illallahu wallahu akbar. Walahaula walaquwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azim wassalatu wassalamu ‘ala rasulillahi sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma imanan bika watasdiqan bikitabika wawafaan bi’ah dikawattiba’an lisunnati nabiyyika Muhammadin sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma inni as’aluka ‘afwa wal’afiyata walmu-‘afataddaimata fiddini waddunya wal’akhirati wal fauza bil jannati wannajata minannar.”

Artinya: “Maha suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah. Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan selain dengan kuasa Allah yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Salawat dan salam bagi Rasulullah saw. Ya Allah, aku tawaf ini karena beriman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu dan memenuhi janji-Mu dan mengikuti sunnah Nabi-Mu Muhammad saw. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu keampunan, kesehatan dan kesejahteraan yang kekal dalam menjalankan Agama, di dunia dan di akhirat, kemenangan memperoleh surga dan terhindar dari neraka.”

Pada setiap kali sampai di rukun Yamani mengusap atau bila tidak mungkin mengangkat tangan tanpa dikecup sambil mengucapkan: “Bismillahi wallahu akbar”

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, membaca: “Rabbana atina fiddunya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqina ‘azabannar.”
Artinya: “Wahai Tuhan kami, berilah kami di dunia dan di akhirat kebaikan dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dapat ditambah: “Wa-adkhilnal jannata ma’al abrar, ya “azizu ya gaffaru ya rabbal ‘alamin” Artinya: “Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan Yang Maha Mulia, Maha Pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.”
Do’a putaran ke-2

Pada Tawaf putaran ke-2 dan seterusnya cukup dengan menghadapkan kepala ke arah Hajar-Aswad dengan mengangkat tangan dan mengucapkan: “Bismillahi wallahu Akbar” kemudian mengecupnya.


اللهمّّ إن هذا البيت بيتك والحرم حرمك والأمن امنك والعبد عبدك وانا عبدك وهذا المقام عائذٌبك من النّار وفحرّم لحومنا من النّار اللهمّّ حبّب الينا الايمان و زيّنه في قلوبنا وكرّه الينا الكفر و الفسوق والعشيان واجعلنا من الّراشدين اللهمّّ قني عذبك يوم تبعث عبادك اللهمّّ ارزقنا الجنّة بغير حساب

Dimulai dari Hajar-Aswad sampai Rukun-Yamani dibaca “Allhumma inna hazal baita baituka walharama haramuka wal amna amnuka wal ‘abda ‘abduka wa ana ‘abduka wabnu abdika wahaza maqamul ‘a izibika minannar. Faharrim luhumana wabasyaratana ‘alannar. Allahumma habbib ilainal imana wazayyinhu fiqulubina wakarrih ilainal kufra walfusuqa wal’isyana waj’alna minarrasyidin. Allahumma qini a ‘azabaka yauma tab’asu ‘ibadaka. Allahummarzuqnil jannata bigairi hisab”.

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Baitullah ini rumah-Mu, tanah mulya ini tanah haram-Mu, negeri aman ini negeri-Mu, hamba ini hamba-Mu, dan aku hamba-Mu dan anak dari hamba-Mu, dan tempai ini adalah tempat orang berlindung pada-Mu dari neraka, maka peliharalah daging dan kulit kami dari neraka. Ya Allah, cintakanlah kami pada iman dan hiaskanlah di hati kami, bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq, maksiat dan durhaka serta masukkanlah kami ini dalam golongan orang yang mendapat petunjuk. Ya Allah peliharalah aku dari azab-Mu di hari Engkau kelak membangkitkan hamba-hamba-Mu, Ya Allah, anugerahilah aku surga dengan tanpa dihisab”.

Di antara Rukun-Yamani dan Hajar-Aswad membaca: (Seperti putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-3

Dimulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani:


اللهمّّ إني أعوذبك من لشك والشرك والشقاق والنّفاق وسوء الا خلا ق وسوء المنظر والمنقلب في المال والا هل والولد اللهمّ اني أسألك رضاك والجنة واعوذبك من صختك والنّار اللهمّّ إني أعوذبك من فتنة القبر واعوذبك من فتنة المحيا و الممات

“Allahumma innii ‘a’uudzu bika minasy syaki wasy syirki wasy syiqaaqi wan nifaaqi wasuu-‘il akhlaaqi wasuu-‘il man zhari wal munqalabi fil maali wal ahli wal waladi. Allahumma innii as-‘aluka ridhaaka wal jannata wa a’uudzu bika min sakhatika wan naar. Allahumma ‘innii ‘a’uudzubika min fitnatil qabri wa a’uudzubika min fitnatil mahyaa wal mamaat”.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari pada syak was-was, syirik, cerai-berai, muka dua, buruk budi pekerti, buruk pandangan dan salah urus terhadap harta benda dan keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon pada-Mu keridhaan-Mu dan surga. Dan aku berlindung pada-Mu dari pada murka-Mu dan neraka. Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari fitnah kubur serta dari fitnah kehidupan dan derita kematian.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-4

Dibaca mulai dari Hajar Aswad sampai Rukun Yamani: “Allahumaj’alhu hajjan mabruuraa wa sa’yan masykuuraa wa dzamban maghfuuraa wa ‘amalan shaalihan maqbuulaa wa tijaratan lanta-bura, ya’alima ma fissuduri akhrijni ya Allahu minazzulumati ilannur. Allahumma inni as’aluka mujibati rahmatika waaza’ima magfiratika wassalamata min kulli ismin walganimata min kullibirrin walfauza biljannati wannajata minannar. Rabbi qanni’ni bima razaqtani wabariklifima a’thaitani wakhluf ‘alayya kulla gaibatin li minka bikhair.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah hajiku ini haji mabrur, sa’i yang diterima, dosa yang diampuni dan amal saleh yang diterima dan urusan yang tidak akan mengalami rugi selamanya. Wahai Tuhan Yang Maha Mengetahui apa-apa yang terkandung dalam hati sanubari, keluarkanlah aku dari kegelapan kecahaya yang terang benderang. Ya Allah aku mohon padaMu segala hal yang mendatangkan rahmatMu, dan segala ampunanMu selamat dari segala dosa dan beruntung dengan mendapat rupa-rupa kebaikan, beruntung memperoleh surga,terhindar dari neraka. Tuhanku mantapkanlah aku apa yang telah Engkau rizkikan kepadaku, berkatilah aku atas semua yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan gantilah apa-apa yang hilang dari padaku dengan kebajikan dariMu.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-5

“Allahumma azillani tahta zilli arsyika yauma lazilla illa zilluka wala baqiya illa wajhuka wasqini minhaudi nabiyika Muhammadin sallallahu alaihi wasallam syurbatan haniatan mari atan la’azma’u ba’daha abada. Allahumma inni as aluka min kairima saalaka minhu nabiyyuka Muhammadun sallallahu alaihi wasallam wa a’udzubika min syarri masta ‘azaka minhu nabiyyuka Muhammadun sallallahu ‘alaihi wasallam. Allahumma inni as alukal jannata wana’imaha wama yuqarribuni ilaiha minqaulin au fi’lin au ‘amalin wa a’uzubika minannari wama yuqarribuni ilaiha min qaulin au fi’lin au’amalin”.

Artinya: “Ya Allah lindungi aku dibawah lindungan singgasanaMU pada hari yang tidak ada naungan selain dari naunganMu. Dan brilah aku minuman dari telaga Nabi Muhammd saw dengan suatu minuman yang lezat, nyaman, sesudah itu aku tidak akan haus untuk selamanya. Ya Allah, aku mohon padaMU kebaikan yang diminta oleh NabiMu Muhammad saw dan aku berlindung padaMu dari kejahatan sebagaimana yang diminta olehNabiMU Muhammad saw. Ya Allah aku mohon padaMU surga serta ni’matnya dan apapun yang dapat mendekatkan aku kepadanya baik ucapan, ataupun amal perbuatan dan aku berlindung padaMu dari pada neraka serta apapun yang mendekatkan aku kepadanya baik ucapan ataupun amal perbuatan”.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1)

Do’a Putaran ke-6

“Allahumma inna laka ‘alayya buquqan kasiratan fimabaini wabainaka wahuquqan kasiratan fima baini wabainakhalqika. Allahumma makana laka minha faqfirhu li wama kana likhalqika fatahammalhu ‘anni wagnini bihalalika ‘anharamika wabita’atika’an ma’siyatika wabifadlika ‘amman siwaka ya wasi’al maqfirah. Allahumma inna baitaka ‘azim, wawajhaka karim, wa anta ya Allahu halimun karimun ‘azimun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni”.

Artinya: “Ya Allah sesungguhnya Engkau mempunyai banyak hak yang ada diantara aku denganMu dan mempunyai banyak hak yang ada diantara aku dengan mahlukMu. Ya Allah ampunilah kesalahanku terhadapMu, bebaskanlah aku dari padanya, cukupkanlah dan apapun kesalahanku antara mahlukMu bebaskanlah aku dari padanya cukupkanlah aku dengan rizkiMu yang halal, terhindar dari pada yang haram,dan dengan ni’mat kelebihanMu, terhindar dari pada mengharapkan orang lain selain dari padaMu, wahai Tuhan yang Maha Pengampun. Ya Allah sesungguhnya rumahMu (baitullah) ini agung. zatMupun mulia, Engkau Maha Bijaksana, Maha Pemurah, Maha Agung yang sangat suka memberi ampun, maka ampunilah aku”.

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Do’a Putaran ke-7

“Allahumma inni as’aluka imanan kamilan wayaqinan sadiqan warizqan wasi’an waqalban khasyi’an walisanan zakiran wahalalan tayyiban wataubatan nasuha wataubatan qablal mauti, warahatan indal mauti, walafwa ‘indalhisab, walfauza biljannati wannajata minannar birahmatika ya’azizu yagaffar, rabbi zidni’ilman wa alhiqni bissalihin.”

Artinya: “Ya Allah, aku mohon padaMu iman yang sempurna, keyakinan yang benar, rizqi yang luas, hati yang khusyu’ lidah yang selalu berzikir, rizqi yang halal dan baik, taubat nasuha dan taubat sebelum mati, ketenangan ketika hendak mati, keampunan dan rahmat sesudah mati, keampunan ketika dihisab, keberuntungan memperoleh surga dan terhindar dari neraka dengan rahmat kasih sayangMu, wahai Tuhan Yang Maha Tinggi, Yang Maha Pengampun. Tuhanku berilah aku tambahan ilmu pengetahuan dan gabungkanlah aku kedalam golongan orang-orang yang saleh.”

Diantara Rukun Yamani dan Hajar Aswad membaca: (seperti pada Putaran ke-1).

Setelah selesai 7 kali putaran bergeser sedikit kekanan dari arah sudut Hajar Aswad menghadap bagian dinding Ka’bah yang disebut Multazam, dan berdo’a sesuai harapannya/keinginannya dengan bahasa apapun.

Sumber referensi

DOA SA’I

Do’a ketika hendak mendaki bukit Safa sebelum mulai Sa’i

“Bismillahirrahmanirrahiim Abda u bimabada Allahu bihi warasuluh. Innas safa walmarwata min sya’airillah. Faman hajjal baita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ayyatawwafa bihima waman tatawwa’a khairan fa innallaha syakirun ‘alim.”

Artinya: “Dengan nama ALLah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Aku mulai dengan apa yang telah dimulai oleh Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Safa dan Marwah sebagian dari Syi’ar-Syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah Haji ke baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Kebaikan lagi maha Mengetahui.”

Do’a diatas bukit Safa ketika menghadap Ka’bah.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamdu. Allahu Akbar ‘alama hadana walhamdulillahi ‘alama aulana la ilaha illalahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wayumitu biyadihil khairu wahuwa ‘ala kulli syai inqadir. La ilaha illallahu wahdahu lasyarika lah, anjaza wa’dahu wanasara ‘abdahu wahazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wala na’ buduilla iyyahu mukhilisina lahuddina walau karihal kafirun”

Do’a perjalanan ke-1

Dari bukit Safa kebukit Marwah; dibaca mulai dari bukit Safa sampai Pilar Hijau: “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar kabira, walhamdu lillahi kasira. Wasubhanallahil’azimi wabiham dihil karimi bukratawwa asila. Waminal laili fasyud lahu wasabbih-hu lailan tawila. La ilaha illallahu wahdah anjaza wa’dah. Wanasara ‘abdah wahazamal ahzaba wahdah. La syai a qablahu wala ba’dah. Yuhyi wayumitu wahuwa hayyun daimun layamutu walayafutu abada. Biyadihil khairu wailaihi masir. Wahuwa’ala kulli syai in qadir”.

Artinya: “Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dengan segala kebesaraNya. Segala puji bagi Allah Yang Maha Agung dengan segala pujianNya yang tidak terhingga. Maha Suci Allah dengan pujian Yang Maha Mulia diwaktu pagi dan petang. Bersujud dan bertasbihlah padaNya sepanjang malam. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa yang menepati janjiNya membela hamba-hmbaNya yang menghancurkan musuh-musuhNya dengan keEsaanNya tidak ada sesuatu sebelumNya dengan keEsaanNya, tidak ada sesuatu sebelumNya atau sesudahNya. Dialah yang menghidupkan dan mematikandan Dia adalah Maha Hidup kekal tiada mati dan tiada musnah (hilang) untuk selama-lamanya. Hanya ditanganNyalah terletak kebajikan dan kepadaNyalah tempat kembali dan hanya Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Diantara dua Pilar Hijau membaca do’a: “Rabbigfir warham wa’fu watakarram watajawaz’amma ta’lam, innaka ta’lamu mala na’lam. Innaka antallahul a’azzul akram.”

Artinya:”Ya Allah, ampunilah, sayangilah, maafkanlah, bermurah hatilah dan hapuskanlah apa-apa yang Engkau ketahui dari dosa kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui apa-apa yang kami sendiri tidak tahu. Sesungguhnya Engkau ya Allah Maha Tinggi dan Maha Pemurah.”

Dan ketika mendekati bukit Marwah, bacalah: “Inna Safa walMarwata min sya’airillah. Faman hajjal bita awi’tamara fala junaha ‘alaihi ayyatawwafa bihima. Waman tatawwa’a khairan fainnallaha syakirun ‘alim.”

Artinya: “Sesungguhnya safa dan marwah sebagian dari syi’ar-syi’ar (tanda kebesaran) Allah. Maka barang siapa yang beribadah haji ke Baitullah ataupun berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. dan barang siapa mengerjakan sesuatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha menerima kebaikan dan Maha Mengetahui.”

Do’a Sa’i perjalanan ke-2

“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. La ilaha illallahul wahidul fardus samad. Allazi lam yattakhiz sahibatanwala walada walam ya kun lahu syarikun fil mulki walam ya kun lahu waliyyun minazzulli wakabbirhu takbira.
Allahumma innaka kulta fi kitabikal munazali ud’uni astajib lakum da’aunaka rabbana `fagfir lana kama amartana innaka latukhliful mi’ad. Rabbana innana sami’na munadiyan yunadi lilimani anaminu birabbikum fa’amanna. Rabana fagfirlana zunubana wa kaffir ‘anna sayyiatina watawaffana ma’al abrar. rabbana wa atina mawa’ad tana ala rusulika wala tukhzina yaumal qiyamati innaka latukhliful mi’ad. Rabbana ‘alaika tawakkalna wailaika anabna wailaikal masir. Rabbanagfirlana zunuwali ikhwaninal lazina sabaquna bil imani wala taj’al fi qulubina gillal lillazina amanu rabbana innaka ra ufurrahim.”

Artinya: Allah Maha Besar, Allah maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allahlah segala pujian. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa. Tumpuan segala maksud dan hajat. Tidak beristri dan tidak beranak, tidak bersekutu dalam kekuasaan. Tidak menjadi pelindung kehinaan. Agungkanlah Dia dengan segenap kebesaran. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman dalam Qur’anMu :”Berdo’alah kepadaKu niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. Sekarang kami telah memohon kepadaMu wahai Tuhan kami. Ampunilah kami seperti halnya Engkau telah perintahkan kepada kami., sesungguhnya Engkau tidak akan memungkiri janji. Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman (yaitu)”berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti. Ya Tuhan kami berilah kami apa yang Engkau telah janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kmi di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.
Ya Allah, hanya kepada Engkaulah kami bertawakal, dan hanya kepada Engkaulah tumpuan segala sesuatu dan kepada Engkaulah tempat kembali. Ya Allah, ampunilh kami serta semua saudara kami yang telah mendahului kami beriman kepada Engkau dan jangan menjadikn kedengkian dalam kalbu kami terhadap mereka yang telah beriman. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Diantara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-3

“Allahu akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Rabbana atmim lana nurana wagfirlana innaka ‘ala kulli syai in qadir. Allahumma inni as alukal khaira kullahu ajilahu wa ajilahu wa astagfiruka lizanbi waasaluka rahmataka ya arhamar rahimin.”

Artinya:Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Hanya bagi Allah semua pujian. Ya Allah sempurnakanlah cahaya terang bagi kami, ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa Atas segala sesuatu. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon padaMu segala kebaikan yang cepat atau lambat dan aku mohon ampunan padaMU akan dosaku serta aku mohon padaMu rahmatMu wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih.

Diantara dua Pilar Hijau membaca do’a (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-4

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Allahumma inni as aluka min khairi ma ta’lamu wa a’uzubika min syarri mata’lamu wa astagfiruka min kulli mata’lamu innaka anta ‘allamul guyub. La ilaha illallahul malikul haqqul mubin. Muhammadur rasulullah sadiqul wa’dil amin. Allahumma inni as aluka kama haditani lil islami an la tanzi ‘ahu minni hatta tatawaffani wa ana muslimun. Allahummaj’al fi qalbi nura. Allahummasyroh li sadri wayassirli amri wa a’uzubika min wasawisis sadri wasyatatil amri wafit natil qabri. Allahumma inni a’uzubika min syarri ma yaliju fillaili wa syarri ma yaliju finnahari wamin syarri matahubbu bihir riyahu ya arhamar rahimin. Subhanaka ma ‘abadnaka haqqa ibadatika ya Allahu Subhanaka ma zakarnaka haqqa zikrika ya Allahu.”

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah. Ya Allah Tuhanku, aku mohon padaMu dari kebaikan yang Engkau tahu dan berlindung padaMu dari kejahatan yang Engkau tahu, dan aku mohon ampun padaMu dri segala kesalahan yang Engkau ketahui, sesungguhnya Engkau Maha mengetahui yang gaib. Tidak ada Tuhan selain Allah Maha Raja yang sebenar-benarnya. Muhammad utusan Allah yang selalu menepati janji lagi terpercaya. Ya Allah sebagaimana Engkau telah menunjuki aku memilih Islam, maka aku mohon kepadaMu untuk tidak mencabutnya sehingga aku meninggal dalam keadaan Muslim. Ya Allah berilah cahay terang dalam hati, telinga dan penglihatanku. Ya Allah lapangkanlah dadaku dan mudahkan bagiku segala urusan. Dan aku berlindung padaMu dari keraguan, simpang-siur urusan dan fitnah kubur. Ya Allah aku berlindung padaMu dari kejahatan yang tersembunyi diwaktu malam dan siang hari, serta kejahatn yang dibawa angin lalu, wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dari segenap yang pengasih. Ya Allah, Maha Suci Engkau kami tidak menyembahMu dengan pengabdian yang semestinya ya Allah.

Diantara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Safa membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-5

Dari bukit Safa ke bukit Marwah, sampai pilar hijau membaca:
Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. Subhanaka ma syakarnaka haqqa syukrika ya Allahu subhanaka ma a’la sya’naka ya Allahu. Allahumma habbib ilainal imana wa zayyinhu fi qulubina wakarrih ilainal kufra walfu suqa wal’isyana waj’alna minar rasyidin.

Artinya: Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar. Hanya untuk Allah segala puji. Maha Suci Engkau seperti kami bersyukur pada-Mu sebenar-benar syukur wahai Allah. Maha Suci Engkau sepadan ketinggian-Mu wahai Allah. Ya Allah cintakanlah kami kepada iman dan hiaskanlah di hati kami, bencikanlah kami pada perbuatan kufur, fasiq dan durhaka. Masukanlah kami kedalam golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

Di antara dua pilar hijau membaca do’a: (sama)
Dan ketika mendekati bukit Marwah membaca: (sama)

Do’a Sa’i perjalanan ke-6

Dari bukit Marwah ke bukit Safa, dari Marwah ke pilar hijau membaca do’a: Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamdu. La ilaha illallahu wahdah, sadaqa wa’dah, wanasara ‘abdah wahazamal ahzaba wahdah. La ilaha illallahu wala na’budu illa iyyahu mukhlisina lahuddina walau karihal kafirun. Allahumma inni ‘as’alukal huda wattuqa wal ‘afafa walgina. Allahumma lakal hamdu kallazi naqulu wakhairan mimma naqulu. Allahumma inni as’aluka ridaka waljannata wa a’uzubika min sakhatika wannari wama yuqarribuni ilaiha min qaulin aufi’lin au’a malin. Allahumma binurikah tadaina wabifadlika istagnaina wa fi kanafika wa in amika wa’ata ika wa ihsanika asbahna wa amsaina antal awwalu fala qablaka syai’un wal akhiru fala ba’daka syai’un wazzahiru fala syai’a dunaka na’uzubika minal falasi wal kasali wa’azabil qabri wafitnatil gina wa nas’alukal fauza biljannah.

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar Segala puji hanya untuk Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janjiNya, menolong hambaNya dan menghancurkan musuh dengan ke-Esaan-Nya. Tiada Tuhan yang disembah selain Allah. Dan kami tidak menyembah selain dari Dia dengan ikhlas tunduk dan patuh pada agama sekalipun orang-orang kafir benci. Ya Allah aku mohon padaMu petunjuk, pemeliharaan, penjagaan dan kekayaan. Ya Allah, padaMu lah segala puji seperti yang kami ucapkan bahkan lebih baik dari yang kami sendiri ucapkan. Ya Allah, kami mohon padaMu ridho dan surga dan aku berlindung padaMu dari murkaMu dan neraka, dan apapun yang kekal yang mendekatkan daku kepadanya, baik ucapan, perbuatan maupun pekerjaan. Ya Allah, hanya dengan nur cahayaMu kami ini mendapat petunjuk, dengan pemberianMu kami merasa cukup, dalam naunganMu, nikmatMu, anugerahMu dan kebajikannMu jualah kami ini berada diwaktu pagi dan petang. Engkaulah yang mula pertama, tidak ada suatupun yang ada sebelumMu dan Engkau pulalah yang paling akhir dan tidak ada sesuatupun yang ada sebelumMu dan Engkau pulalah yang paling akhir dan tidak ada sesuatupun yang ada dibelakangMu. Engkaulah yang dzahir, maka tidak ada sesuatupun yang mengatasi Engkau. Engkau pulalah yang batin, maka tidak ada sesuatupun menghalangi Engkau. Kami berlindung padaMu dari pailit, malas,siksa kubur dan fitnah kekayaan serta kami mohon padaMu kemenangan memperoleh surga.

Do’a antara dua pilar hijau (sama)

Do’a ketika mendekati Bukit Shafa (sama)

Do’a Sa’i Perjalanan ke-7

Dibaca mulai dari Bukit Shafa sampai Pilar Hijau: “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar kabira walhamdu lillahi kasira. Allahumma habbib ilayyal imana wazayyinhu fi qalbi wakarrih ilayyal kufra wal fusuqa wal ‘isyana waj’alni minar rasyidin”.

Artinya: Allah Maha Besar Allah Maha Besar Allah Maha Besar. Segala puji kembali kepada Allah. Ya Allah cintakanlah aku kepada iman, hiaskanlah ia dikalbuku. Bencikanlah padaku perbuatan kufur, fasiq dan durhaka. Dan masukkanlah pula aku dalam golongan orang yang mendapat petunjuk.

Do’a diantara dua Pilar Hijau (sama)
Do’a ketika mendekati Bukit Marwah (sama)

Do’a di Bukit Marwah selesai Sa’i:  “Allahumma rabbana taqabbal minna wa’afina wa,fu ‘anna wa’ala tha atika wasyukrika a’inna wa’ala ghairika latakilna wa alal imani wal islamil kamili jami’an, tawaffana wa anta radin anna. Allahummar hamni bitarkil ma’asi abadan ma abqaitani warhamni an atakalaffa ma la ya’nini warzugni husnan nazari fima yurdika anni ya arhamar rahimin”.

Artinya: Ya Allah kami mohon diterima do’a kami, afiatkan dan ampunilah kami, berilah pertolongan kepada kami untuk taat dan bersyukur kepadaMu. Janganlah Engkau jadikan kami bergantung selain kepadaMu. Matikanlah kami dalam Islam yang sempurna dalam keridhaanMu. Ya Allah rahmatilah diri kami sehingga mampu meninggalkan segala kejahatan selama hidup kami, dan rahmatilah diri kami sehingga tidak berbuat hal yang tidak berguna. Karuniakanlah kepada kami keridhaanMu. Wahai Tuhan yang bersifat Maha Pengasih lagi Penyayang. (Setelah do’a ini dapat diteruskan dengan do’a menurut keinginan masing-masing, kemudian menggunting rambut (“tahallul”).

Sumber referensi

DOA THAWWAF WADA’

Pelaksanaan Tawaf wada’ sebanyak 7 kali putaran mengelilingi Ka’bah sebagai berikut :

Putaran pertama

Putaran pertama dimulai dari hajar Aswad sampai rukun yamani dengan membaca do’a sebagai berikut: “Bismillaahi Allaahu Akbar subhaanallaahi walhamdulillaahi walaa ilaaha illaallahu wallaahu Akbar walaa hawla walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim Wshsholaatu wassalaamu ‘ala rosuulillaahi shollallaahu ‘alaihi wasallam. Allaahumma iimaanan bika watashdiiqon bikitaabika wawafaa an bi’ahdika wttibaa’an lisunnatin nabiyyika muhammadin shollullahu ‘alaihi wasallam innallazii farrodho ‘alaikal qu’aana lroodduka ilaa ma’aadin yaa mu’iidu a’idnii yaa samiiu asmi’ni yaa jabbaarujburnii yaasattaausrunii yaarohmaanurhamnii yaa roddaadurdudnii ilaa baitika hazaa warjuqniil ‘wda tsummal’awda karrootin ba’da marroonin taaibuuna ‘aabiduuna saaihuuna lirobbinaa haamiduuna shodaqollaahu wa’dahu wanashoro abdahu wahajamal ahjaaba wahdahu. Allaahummahfadhnii ‘an yamiinii wa’anysaarii wamin quddamii wamin warooindhohrii wamin faqii wamin tahtii hattaa tuwasholanii ilaa ahlii wabaladii. Allaahumma huwwin ‘alainaassafaro waathuwi anaal ardho. Allaahumma ash hibnaa wii safarinaa wkhlufnaa bii ahlinaa yaa arhamarroohimiin wayaarobbal’aalamiina”.

Artinya : Bismillah, Allaahu Akbar. Maha Suci Allah dan segala puji hanya kepada Allah jua, tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Allah Maha Agung, tiada daya dan upaya dan tiada kekuatan jika tidak dengan Allah yang Maha Tinggi lagi Besar dan Mulia. Selawat dan Salam bagi junjungan rasul Allah SAW. Ya Allah sesungguhnya kami beriman kepada-Mu dan kami membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu dan karena menuruti sunnah Nabi-Mu Muhammad SAW. Sesungguhnya Tuhan yang menurunkan Al-qur’an itu pada-Mu niscaya memulangkanmu ke tempat kembali, wahai Tuhan yang Kuasa mengembalikan, kembalikanlah aku ke tempatku, Wahai Tuhan yang Maha Mendengar, dengarlah bicaraku, wahai Tuhan yang Maha Perkasa, perkasakanlah aku, Wahai Tuhan yang Maha pelindung tutupilah aibku, Wahai Tuhan Yang Maha kasih Sayang, sayangilah aku, Wahai Tuhan yang Maha Kuasa mengembalikan, kembalikanlah aku ke Ka’bah ini dan berilah aku rizqi untuk mengulanginya berkali-kali, bertobat dan beribadat, berlayar menurut jalan Tuhan kami sambil memuji Allah. Allah Maha menepati janji-Nya membantu hamba-Nya, menghancurkan sendiri tentara musuh-Nya. Ya Allah peliharalah aku ini dari kanan, kiri, depan dan belakang, dari sebelah atas dan bawah sampai Engkau menyampaikan aku ketempat ahli keluargaku dan ke kampung halamanku. Ya Allah mudahkanlah perjalanan kami dan kerutkanlah bumi ini untuk kami. Ya Allah kawanilah kami dalam perjalanan ini dan awasilah ahli keluarga kami wahai tuhan yang maha kasih sayang dan wahai Tuhan Yang Memelihara seru sekalian alam.

Putaran dari Rukun yamani sampai hajar Aswad membaca do’a : “Robbanaa aatinaa fiiddunyaa hasanatan wafiilakhiroti hasanatan waqinaa azaabannaar. Dapat ditambah : Wadkhilnaal jannata ma’al rbroor yaa ‘aziizul yaa ghoffaaru yaa robbal ‘aalamiina”.

Artinya: Wahai Tuhan Kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Artinya : Dan masukanlah kami ke dalam surga bersama orang-orang yang berbuat baik, wahai Tuhan yang maha Mulia, Maha pengampun dan Tuhan yang menguasai seluruh alam.

Do’a putaran ke 2 dan Seterusnya

Do’a putaran kedua sampai dengan ketujuh, gerakan dan do’anya seperti putaran pertama.

Do’a Sesudah Tawaf Wada’

Sesudah selesai tawaf wada’ kemudian berdiri di multazam yaitu antara hajar Aswad dan pintu Ka’bah atau yang serah, lalu membaca do’a sebagai berikut : “Allaahumma innalbaita baituka wal’abda ‘abduka wabnu ‘abdika wabnu amantika hamaltanii ‘alaa maa sakhkhortanii lii min kholqika hatta sayyartanii fii bilaadika wabalaghtanii bini’matika hatta a’antanii ‘alaa qodhooi manaa sakika. Baain kunta rodhoita ‘annii faazadud’anii rodhon waillaafamunnalaana qobla tabaa’adii ‘anbaitika haazaa aawaanunshiroobii inazinta lii ghoiro mustabdilii bika walaa bibaitika walaarooghibin ‘anka walaa ‘an baitika. Allaahumma ash hibniil’aafiyata fii badanii wal’ishmata fii diinii wahusna munqolabii warzuqnii dhoo’atika abadan maa abqoitinii wajma’lii khoiroyiddunyaa wal aakhiroolahdi bibaitikalharooni wa inja’altahu aakhorol ‘ahdi fa’awwidhnii ‘anhuljannata birohmatika yaa arhamarroohimiin yaa robbal ‘aalamiin”.

Artinya : Ya Allah, rumah ini rumah-Mu, aku ini hamba-Mu anak hamba-Mu, yang lelaki dan hamba-Mu yang perempuan, Engkau telah membawa aku didalam hal yang Engkau sendiri mudahkan untukku sehingga engkau jalankan aku di negeri-Mu ini dan engkau telah menyampaikan aku dengan nikmat-Mu juga, sehingga Engkau menolong aku untuk menunaikan ibadah haji. Kalau Engkau rela padaku maka tambahkanlah keridhaan itu padaku. Jika tidak rela maka berlikan aku anugerah sebelum aku jauh dari rumah -Mu ini. Sekarang sudah waktunya aku pulang jika Engkau izinkan aku dengan tidak menukar sesuatu dengan Engkau (Zat-Mu) ataupun rumah-Mu, bukan benci pada-Mu dan tidak juga benci pada rumah-Mu. Ya Allah bekalilah aku ini dengan afiat pada tubuhku tetap menjaga agamaku, baik kepulanganku dan berilah aku taat setia pada-Mu selama-lamanya selama Engkau membiarkan aku hidup dan kumpulkanlah bagiku kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya allah janganlah Engkau jadikan waktuku ini masa terakhir bagiku dengan rumah-Mu. Sekiranya Engkau jadikan masa terakhir maka gantilah surga untukku dengan rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha kasih Sayang lebih dari segenap yang kasih. wahai Tuhan Pemelihara sekalian alam.

Sumber referensi

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: